≡ Menu

Frank De Boer Kecewa Setelah Kalah dari Barcelona

frank-de-boer

Frank De Boer merasa kecewa setelah kalah dari Barcelona. Menurut penilaiannya, Ajax Amsterdam terlalu menghormati lawannya tersebut. Ya, sebagai pelatih Ajax Amsterdam, tentu saja Frank de Boer kecewa dengan hasil negatif yang berhasil diraih timnya pada saat berhadapan dengan tim Blaugrana di Camp Nou, pada hari Rabu dini hari lalu (WIB). Akan tetapi, ada juga rasa bangga menyelimuti dirinya lantaran anak asuhnya dapat merespons kesulitan yang dihadapi. Seperti yang kita ketahui bersama, pada lanjutan penyisihan Grup F Liga Champions itu, Ajax tertunduk 3-1.Neymar da Silva membuka keunggulan Barca pada menit ke-7 dan gol kedua tercipta lewat sang superstar, Lionel Messi.

Sementara itu, Ajax Amsterdam baru bisa memperkecil keadaan pada menit ke-88 lewat pemain muda Anwar el Ghazi. Tim tuan rumah kembali meninggalkan sang tamu, sekaligus menjadi gol terakhir lewat gol yang diciptakan oleh Sandro Ramirez pada babak perpanjangan waktu. Salah satu pemain yang merupakan legenda hidup dari Belanda itu menambahkan bahwa anak asuhnya terlalu menghormati Raksasa Katalunya, sehingga membuat mereka terluka di partai ketiga penyisihan Grup F. Hasil minor ini pun membuat klub berjuluk De Godenzomen itu berada di urutan ketiga, setelah Paris Saint Germain dan Barcelona.

Frank De Boer mengungkapkan, pada babak pertama di pertandingan itu dirinya seperti bukan menjalani pertandingan yang sebenarnya. Memang, ada saatnya untuk menaruh hormat terhadap lawan, namun juga ada batasan tertentu. Seperti yang dikutip dari agen bola terpercaya Indo Master Bola, De Boer mengakui setelah waktu turun minum dirinya baru bisa melihat perbedaan dari Ajax Amsterdam. Ketika jeda laga, ia mengatakan kepada para pemain untuk meningkatkan keyakinan mereka dan menurut penilaiannya kata-kata yang diucapkannya tersebut sudah cukup berhasil.

Frank De Boer juga menambahkan kepada agen SBOBET, pada saat klub berhadapan dengan klub sebesar Barcelona, Anda mungkin saja tahu akan kalah 18 kali dari 20 pertemuan. Pasalnya, Barcelona adalah tim yang diisi para pemain yang luar biasa, akan tetapi Ajax sendiri juga memiliki deretan pemain masa depan.