≡ Menu

Luis Enrique, Suka Tidak Suka Barca Tidak Cukup Efektif

luis-enrique-barcelona-belum-efektif

Luis Enrique mengatakan, suka atau tidak suka dalam kenyataannya Barcelona memang tidak cukup efektif bermain ketika dikalahkan Celta Vigo. Ya, pahitnya kekalahan yang mereka dapatkan ketika melakoni laga bertajuk El Clasicco saja belum benar-benar menghilang dari ingatan para pemain FC Barcelona. Akan tetapi sayangnya, mereka justru harus kembali menuai kekalahan. Bahkan kekalahan dialami di hadapan para pendukungnya sendiri di Camp Nou oleh Celta Vigo dengan perolehan skor akhir 1-0. Padahal dalam tersebut Lionel Messi dan kawan-kawan mampu melakukan 19 kali percobaan tembakan ke gawang Celta yang dikawal oleh Sergio Alvarez, dan empat tembakan menerpa mistar gawang. Hal itulah yang sudah membuat juru taktik tim Blaugrana, yaitu Enrique kesal karena bola tak kunjung merobek gawang Celta.

Luis Enrique mengungkapkan kepada agen SBOBET, dirinya lebih suka mengontrol pertandingan, namun melawan tim seperti Celta, Anda mengharapkan pertandingan seperti ini. Seperti yang dikutip dari agen bola terpercaya Indo Master Bola, Enrique menjelaskan, jika Barca sejatinya mempunyai 19 tendangan dan sayangnya empat di antaranya hanya menerpa mistar gawang saja. Menurut peniliannna, ada banyak hal dapat menjadi lebih baik dan tim bertarung hingga akhir. Tim besutannya itu memiliki cukup kesempatan, namun bola tak mau masuk ke dalam. Oleh sebab itu, Enrique mengklaim, baik suka ataupun tidak suka, Barcelona memang tidak cukup efektif.

Luis Enrique pun merasa khawatir ketika melihat dinamika tim yang diasuhnya, karena sekarang ini semua bergantung kepada para pemain di dalam skuad untuk siap berada dalam situasi sulit seperti ini. Pekan-pekan mendatang dipastikan akan berjalan dengan menarik, musim berburu telah dibuka dan tanggung jawab tim untuk memperlihatkan kesiapan untuk pertandingan melawan Ajax (Amsterdam). Setiap tim besar selalu mendapatkan kritik jika mengalami kekalahan. Pun begitu Barcelona, tugas Enrique sekarang ini untuk mengangkat mental tim dan kembali ke jalur kemenangan. Sebab ia menyadari, hasil kekalahan yang diperoleh justru membuat tim semakin diragukan.