≡ Menu

Ricardo Ferreira Tak Boleh Bermain 50 Tahun

ricardo-ferreira-tak-boleh-bermain-50-tahun

Ricardo Ferreira tak boleh bermain selama 50 tahun karena menendang wasit dan menyemprotkan air ke wajah sang pengadil. Seperti yang kita ketahui bersama, sepak bola sudah semestinya dimainkan dengan sportivitas dan fair play. Namun sayangnya, sampai dengan sekarang ini masih ada saja yang menodai olahraga terpopuler di dunia tersebut. Seperti di antaranya adalah adanya sepak bola gajah, pengaturan skor, dan juga kekerasan yang terjadi baik di dalam ataupun luar lapangan hijau. Seperti salah satunya adalah yang telah dilakukan oleh pemain di Liga Swiss ini. Ia pun harus mendapat hukuman 50 tahun dilarang beraktivitas di sepakbola Swiss. Hal itu disebabkan, ia dengan sengaja menendang bola ke arah wajah wasit dan juga menyemprotkan air.

Ricardo Ferreira, sebelumnya memang sudah dilarang bermain selama 45 pertandingan karena menyerang pemain lawan. Karena hukumannya bertambah, maka pemain 28 tahun itu pun mengaku merasa sangat kebingungan. Seperti yang dikutip dari agen bola terpercaya Indo Master Bola, Ferreira mengira bahwa hukuman yang akan ia terima itu hanya satu atau dua tahun. Akan tetapi ia bingung karena ternyata diberi hukuman selama 50 tahun. Ia pun mengeluhkan, bagaimana bisa ia mencukupi kebutuhan sehari-harinya jika tidak bermain sebagai pesepak bola? Walaupun si pemain sudah melayangkan protes, namun pihak Liga tetap akan menjalankan hukuman itu. Alasannya agar kedisiplinan dan ketaatan terhadap aturan diikuti oleh semua pihak.

Robert Breiter yang merupakan pengacara liga menyatakan kepada agen SBOBET, mereka tidak ingin ada pemain lainnya yang bertindak seperti itu (memukul wasit) di liga. Namun sayangnya, Swiss memang hampir selalu menghadapi kasus yang serupa seperti itu tiap tahunnya. Insiden menendang wasit dengan bola berawal pada saat klub tempat Ferreira bermain, Portugal Futebol Clube bertemu SC Worb di Liga Bern, kompetisi setingkat divisi empat di Swiss. Setelah wasit, yang identitasnya dirahasiakan, meniup peluit panjang, maka Ferreira secara tiba-tiba saja langsung menghampiri dan menendang bola ke arah wajah sang pengadil. Tak hanya itu, Ferreira juga menyiram wasit dengan air.